Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Memaksimalkan Alat Di Tempat Fitness


MEMAKSIMALKAN ALAT DI TEMPAT FITNESS


Daripada menghabiskan banyak waktu di gym, sebaiknya kenali dulu peralatannya. Tanpa perlu berlatih lama, Anda bisa memperoleh manfaat maksimal. 

Begitu banyak alat fitness yang tersedia di pusat kebugaran kebugaran terkadang membingungkan penggunanya. Lalu bagaimana caranya agar dapat memaksimalkan alat fitness tersebut? Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan.. 

Memilih alat fitness yang tepat 
Jika tujuan Anda melatih otot dada, terutama bagian tengah maka alat yang tepat adalah butterfly machine. Cara menggunakan alat ini dengan membuka ke arah depan dan belakang, seperti kepakan sayap kupu-kupu. 

Lain lagi jika Anda ingin melatih otot punggung bawah dan perut. Alat yang tepat untuk melatih otot tersebut adalah back up chair. Namun, perlu diingat, pemilihan alat juga harus disesuaikan dengan kondisi tubuh. 

Pemula atau profesional? 
Setiap alat fitness didesain khusus untuk pemula atau profesional. Bagi Anda yang masih tergolong pemula sebaiknya pilih alat fitness yang tidak banyak menggunakan otot ketika digunakan. 

Contoh alat fitness yang cocok bagi pemula adalah treadmill dan stationary bike. Treadmill adalah alat yang digunakan bagi Anda yang ingin melakukanjogging di tempat. Treadmill memiliki banyak jenis dan fungsi. Namun, umumnya treadmill berfungsi untuk membakar lemak dalam tubuh dan melatih kemampuan kardiovaskular. 

Sedangkan stationary bike adalah alat fitness berbentuk sepeda bermanfaat bagi Anda yang ingin mengayuh sepeda statis di dalam ruangan. Kegunaan utamanya selain baik untuk kesehatan jantung juga dapat melatih otot betis dan paha. 

Menaati pengunaan alat fitness 
Jika Anda telah mengetahui fungsi alat fitness secara umum, tips selanjutnya adalah memastikan Anda memahami aturan penggunaanya. Tanyalah trainerdi gym jika Anda belum mengetahuinya. 

Perencanaan waktu 
Buat estimasi waktu untuk setiap alat yang ingin Anda gunakan. Misalkan Anda hanya memiliki waktu 30 menit di pusat kebugaran, bagilah waktu dengan imbang. Misalkan 15 menit untuk menggunakan treadmill dan sisanya untuk menggunakan alat yang lain. 

Ok, selamat berolahraga!

Olahraga Mudah Untuk Perut Indah



OLAHRAGA MUDAH UNTUK PERUT INDAH


Memiliki perut impian setiap orang bukanlah hal yang mustahil. 
Caranya dengan memilih olahraga yang tepat dan lakukan secara konsisten. 

Siapa sih yang tak ingin memiliki perut rata? Anda pun tentu ingin memilikinya. Namun, bertambahnya ukuran lingkar pinggang seiring usia membuat kita kurang percaya diri. Olahraga merupakan solusi untuk mengusir timbunan lemak di area perut. Asal perhatikan jenis dan teknik olahraga yang tepat agar hasilnya cepat terlihat. Seperti tertera di www.fitday.com, yuk kenali olahraga efektif demi mewujudkan perut indah: 

1. Awali dengan membakar lemak 
Sebelum melakukan olahraga pembentuk otot perut, mulailah dengan latihan kardio, seperti jalan cepat, jogging, dan berenang. Latihan kardio efektif meningkatkan metabolisme tubuh sehingga kalori dan lemak terbakar lebih cepat. Sia-sia jika Anda langsung melakukan olahraga pembentuk otot perut karena otot itu bersembunyi di bawah timbunan lemak. Lakukan olahraga kardio yang terbilang mudah ini tiga atau empat kali seminggu dengan durasi sekitar 30 menit. 

2. Lanjutkan dengan membentuk otot perut 
Bila lemak perut telah menyusut yang ditandai dengan ukuran lingkar pinggang yang berkurang, Anda bisa mulai melatih otot perut. Selain sit up, Anda bisa melakukan gerakan yoga dan pilates yang fokus membentuk otot perut bawah dan atas. Lakukan latihan ini sekitar 3-4 kali seminggu. 

3. Lakukan latihan dengan interval 
Untuk mendapatkan hasil optimal sekaligus mengurangi risiko cedera, lakukan intensitas latihan di atas dengan interval. Awali dengan pemanasan, lanjutkan dengan kecepatan tinggi, dan akhiri dengan kecepatan rendah. Sebagai contoh, jika melakukan jogging, mulailah dengan jalan lambat selama lima menit untuk pemanasan. Kemudian jogging selama sepuluh sampai lima belas menit dengan meningkatkan kecepatan. Lalu, lakukan lari cepat selama dua menit. Setelah itu, kurangi kecepatan dengan kembali jogging selama lima menit. 

Sebelum dan sesudah melakukan olahraga tersebut, pastikan Anda mengonsumsi air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Hasil baik akan didapat jika Anda menerapkan pola makan yang baik. Atur pola makan Anda dan hindari makanan yang mengandung kalori, garam, dan gula tinggi serta perbanyak makanan berserat.